Sabtu, 14 April 2012
Alasan Kenapa Gua Harus Move On...
DULU,
putus cinta berarti ngucapin goodbye, menyimpan surat-surat lama, dan
menjauh dari kehidupan si dia. sekarang, teknologi bikin gue hampir ngga
mungkin benar-benar pisah sama dia.
Teknologi masih
memungkinkan gue bertemu” dengannya; gue masih bisa ngecek profil
Facebook-nya. emang, gampang buat nghapusnya dari friendlist gue, tetapi
akankah rasa cinta itu pulih sekejap saja?
Simak tip menyembuhkan hati dan move on dari hubungan masa lalu di tengah gempuran teknologi. Berikut, seperti diulas beberapa pakar hubungan pada Your Tango.
Tak perlu sedih terlalu lama
Kesedihan, kemarahan,
dan penyesalan merupakan komponen alami dari proses berduka, tapi sulit
untuk melewati perasaan-perasaan jika Anda terpaku pada mantan kekasih.
"Manfaat utama dari
putus dengan mantan adalah menyingkirkan emosional yang terus menempel
dalam dalam diri kita. Menghindari tetap berhubungan selama fase
penyembuhan adalah cara terbaik untuk membuat mereka keluar dari
pikiran, sehingga Anda bisa terus maju," kata pakar kencan, Mick
Lolekonda.
Secara emosional berhubungan kembali dengan diri sendiri
Setelah mantan kekasih
benar-benar keluar dari kehidupan Anda, Anda akan menemukan bahwa ia
akan mulai surut dari pemikiran Anda. Kejelasan emosional akan membantu
Anda memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.
“Tetap berhubungan dapat
memperlambat proses penyembuhan, yang meliputi mengenal diri, serta
menjadi lebih terpusat dan sehat untuk hubungan berikutnya," ujar Mick.
"Jika Anda tidak
berfokus pada diri sendiri, bagaimana Anda bisa tahu apa yang Anda
perlukan untuk menyembuhkan luka hati?," sahut pakar hubungan Jennifer
Tardya.
Untuk menghindari sosok sempurna mantan atau hubungan terdahulu
Ketika Anda merasakan
sakit dari hubungan yang gagal, akan mudah mengingat momen-momen indah
dan menghadapi ketidaksempurnaan kekasih Anda kini.
"Jika Anda berpegang
pada masa lalu, Anda mungkin menempatkan mantan pada tempat yang tidak
layak. Anda tidak akan benar-benar terbuka untuk hubungan baru yang
sehat bila Anda belum sepenuhnya menutup pintu di masa lalu," kata pakar
kencan Julie Leptospira.
Tidak tergoda status “sekadar teman”
Godaan untuk menjadikan
mantan kekasih menjadi "sekadar teman" sangat besar bagi mereka yang
baru putus cinta. Alih-alih demikian, kebanyakan mereka akan lebih sulit
untuk sembuh dari sakit putus cinta.
"Saya selalu
merekomendasikan pasangan untuk memiliki jeda segera setelah break-up
tanpa komunikasi sama sekali. Anda dapat menjalin persahabatan kapanpun
setelah itu, jika Anda berdua menginginkan," kata psikolog Dr Amy
Johnson.
Memotong hubungan tidak
mudah jika Anda bekerja di perusahaan atau memiliki kelompok pertemanan
yang sama. Jika Anda harus melihat mantan kekasih, minimalisir kontak
sebanyak mungkin, dan hanya lanjutkan interaksi normal setelah rasa
sakit itu hilang.
Untuk harga diri dan pandangan positif yang lebih baik."
"Hubungan berakhir, maka
segalanya sudah berakhir. Bertahan dengan kehancuran hanya akan
merendahkah harga diri Anda dan segala hal yang Anda miliki untuk diri
sendiri," kata Dr Amy.
Jika Anda berusaha
menghentikan—termasuk bayangan soal mantan—dalam kehidupan sehari-hari,
"Itu artinya, semua kata-kata negatif dan keluhan tentang mantan tidak
akan menjadi bagian dari kosa kata sehari-hari Anda," kata Julie.
"Melepaskan hubungan yang buruk berarti Anda mulai berpikir lebih positif tentang diri dan harga diri Anda," lanjutnya.
Untuk menemukan hubungan baru yang tepat untuk Anda
Meskipun mantan menjadi
cinta dalam hidup Anda, kenyataannya hubungan dengannya tidak berjalan
mulus karena suatu alasan. Jika Anda menemukan diri terperangkap dalam
sindrom "he is the one", perlu diingat bahwa "the one" tidak akan
mematahkan hati Anda sehingga berakibat buruk bagi hubungan.
"Dengan tetap
berhubungan dengan mantan, Anda tidak akan bisa berdiri sendiri. Ini
jelas tidak adil bagi kekasih baru ketika Anda masih mengenang sang
mantan," kata Julie.
Dr Amy membandingkan
kencan bak berbelanja pakaian. "Anda tentu tidak harus membeli setiap
pakaian yang Anda coba. Inti dari mencoba adalah menguji seseorang
sebelum Anda berkomitmen dengannya. Jika ia tidak cocok, Anda hanya
tinggal pergi darinya, tidak perlu memaksakan diri harus cocok atau
membuat hubungan tetap langgeng."
Mengeluarkan sisi baik Anda sebelum memulai hubungan baru
Meskipun Anda memulai
hobi atau kegiatan baru untuk melupakan mantan, Anda akan menemukan
kesenangan baru hingga bisa cepat melupakan mantan ketimbang tidak
melakukan apapun.
"Banyak penulis besar,
pengusaha, dan aktivis menemukan gairah kembali usai melalui masa sulit,
termasuk saat putus cinta. Pikirkan hal ini sebagai kesempatan untuk
'melakukannya dengan lebih baik' di lain waktu," tutur Dr Amy.
“Tidak ada hubungan yang
membuang-buang waktu, meski akhirnya putus. Setiap hubungan adalah
kesempatan untuk menumbuhkan cinta kasih, proses pendewasaan diri, dan
belajar hal-hal yang akan Anda gunakan untuk meningkatkan hubungan di
masa depan,”
so, intinya, mulai sekarang gue harus bisa move on. ga ada kata GUE GABISA!!!! Wish me LUCK :3
Langganan:
Postingan (Atom)