Jumat, 21 Agustus 2015

SESEORANG ☺


" Tentang Seseorang yang tidak ingin ku sebut namanya"
Yaa..
Seseorang yang yang tidak inginku sebut namanya
Percayalah namamu selalu bertasbih didalam do'a
Namamupun sudah tercantum di dalam ayat ayat suci al-qur'an
Kita pernah saling mencintai
Hingga sulit untukku membedakan mana mimpi? Mana realita?
Pernah sekali..
Ah, tidak sekali. hampir setiap malam
Aku selalu terpejam dalam satu bayangan dekapanmu
Satu dekapan yang cukup mewakili semua
Bahagia...
Suka cita...
Rasa aman...
Dan kasih sayang...
Untuk seseorang yang yang tidak ingin ku sebutkan namanya
Aku rindu perdebatan kitaa yang mungkin itu gak penting diperdebatkan
Aku rindu disaat kau mengangguku
Aku rindu ....

K A M U
yaaa kamu
Memang kamu hanya 4 kata
Simpel memang kelihatannya
Tetapi, sebenarnya kamu tidak sesimpel itu
Kamu serumit soal Matematika
yaa menurutku...
Susah untuk ditebak
Susah untuk di baca
Dan Susah untuk memahaminya.
Tapi...
Kamu
yang mampu membuatku bangkit kembali
yang mampu membuatku merasa terlahir kembali
yang sudah Ketarkan aku kejujuran dalam pendidikan
yang sudah membuatku termotivasi dengan semua tingkahnya
untuk bisa peduli, mengerti dan bisa memahami
Segala yang ada padanya, segala yang ia punya.
walau mesti itu aku hanya bisa aku milikki dalam kelap tidurku
walau mesti aku harus berserah mimpi sepanjang malam
walau aku mesti rela dan ikhlas tuk merasakan cinta hanya dengan khayalan
Aku coba peduli, mengerti, memahami, dan menyayangi
semoga seorang yang tak kusadar tlah menjadi bagian dariku
Akan mampu merasakan cinta yang sebenarnya
walau aku harus berserah pada mimpi
walau aku harus melangkah kembali ke perjalanan dalam sunyiku
Aku akan mencoba tetap peduli, mengerti, dan memahami
Sunyi mempertegas kebisuan
Kebisuan hati yang tak ingin ku ucapkan. seakan terpenjara dalam perasaan.
yang aku sendiri taktau.
mengapa ini terjadi. Cemburu menderakku setiap waktu
yang karenanya aku merasa tak berdaya.
rasa terabaikan dan hanya menjadi sebatas bayangan yang tak bisa menghilang
hati ini luka melihat siapa yang memilikinya
bahkan aku tak mampu lagi tuk meneteskan airmata. Perih. tak bisa kutunjukkan
Perasaanku tiada berarti aku dibuatnya.
walau tara seberat
tapi itulah aku terperangkap dalam kebodohan cinta yang tak bisa ku perjuangkan
Kini kisahku aku berjalan sebuat ilusi yang hanya bisa ku pandangi tak bisa ku millki.

 "...."
Di malam hari ini
ketika aku membuka percakapan yang singkat denganmu
entah mengapa meraut wajahmu yang terlintas dilamunanku
Aku juga tak mengerti apa yang sedang aku rasakan
Seringkali aku merasa nyaman ketika duduk berada didepanmu
Seringkali aku menghitung beberapa kursi agar aku bisa duduk didepanmu kembali
Seringkali aku menanyakanmu kepada teman sebangkumu
Seringkali aku memilih keluar kelas agar aku dapat melihatmu ketika kau sedang bermain futsal ataupun basket
Seringkali aku mencarimu ketika kamu tidak berada di dalam kelas.
Tetapi... Dengan semua hal itu
Aku tidak berani menatap matamu
Aku tidak berani menyamparimu
Aku tidak berani duduk berada disampingmu
Terkadang akupun bingung dengan semua hal ini
Kenapa ketika orang lain berani menyamparimu
sedangkan aku tidak!
Kenapa ketika orang lain berani duduk disampingmu
sedangkan aku tidak!
malah...
Aku hanya berani ketika kau duduk berada dibelakangku.
Yaaa..
Itulah Aku
Bukannya takmau. apalagi ragu hanya saja ada perasaan malu dan tak percaya diri.
yang mungkin lebih sering ku sebut TAKUT.
Takut Lebih mengenalmu
Takut Menyayangimu
Takut Menyukaimu
Takut Jika kau tak Menyukaiku
Takut Jika kau justru lebih memilih menjauh
Takut Jika rasa ini diabaikan
Takut Menerima kenyataan tentang rasa yang ternyata hanya sepihak
Yaaa... Mungkin benar
Itulah Aku..
Itulah Aku, wanita yang hanya melihatmu dari kejauhan
hingga kau hilang dari pandangan.
Itulah Aku, yang selalu ingin tau keadaanmu.
dan hanya mampu menduga duga lewat ekspresi wajahmu.
Itulah Aku, yang tak hentinya menyelipkan namamu di slah do'aku
agar kelak kau dapat ....... ......
Itulah Aku, yang selalu menunggu jatah kebetulan yang berujung pada pertemuan.
Itulah Aku, yang hanya bisa menahan rindu jika kebetulan belum juga sampai pada titik temu.
Itulah Aku, yang selalu berharap disapa olehmu.
Itulah Aku, yang tak ingin terlalu jauh. Namun juga tak ingin terlihat mengganggu.
Itulah Aku, sosok yang tak berani mendekat dan tak ingin juga menjauh.
Itulah Aku, yang selalu ingin melihatmu tersenyum sekalipun senyuman itu bukan untukku.
Itulah Aku, wanita yang hanya mampu mengagumimu dengan berbagai cara sederhanaku.
Itulah Aku, yang berharap hatimu akan luluh dan padakulah kamu terjatuh
Dan
Itulah Aku, yang selalu menginginkan kemungkinan menjadi kenyataan
Atau
Setidaknya kebetulan yang berkepanjangan. ☺

".........."
Tatkala denting jam membuatku gelisah
Membuatku terus menatap kehampaan hati
Aku Rindu..
Yaaa.. Aku Rindu dirimu
Andai saja semua dapat ku taklukkan
Bukan hanya hatimu.
Tapi tentang jarak peradaban didunia ini
Mungkin, hanya aku yang berharap bahwa kau adalah pria di dalam lukisanku.
Kuberi warna..
Kuberi keindahan dari dalam dirimu.
Aku Rindu
Tentang Cerita
Tentang Tawa
Tentang Keluh Kesah dirimu.
Aku ingin dirinya yang menorehkan tinta didalam lukisanku
Aku Rindu dirinya ..

"...."
Dalam secarik kertas kutuliskan puisi
Taklupa kubacakan bersama lantunan nada nada
Setiap baitnya hanya untukmu
Ini tentangmu..
Pria yang selalu menyita waktuku
Menyoret nyoretkan palung jiwaku
Sakit dan bahagia ku rasa sama karenamu.
Aduhainya jalaninan cinta mereka
Tak Seaduhainy kesetiaan ku tuk menunggumu
Walau kau tak pernah hadir.
Tapi senyummu melupakan rasa sakitku.
Wajahmu yang biasa saja tak melunturkan rasaku
Tubuhmu yang biasa saja tapi aku begitu mengagumimu
Aku tak memuja cinta. Tapi engkau selalu setia ku puji
Aku tak menyembah sosokmu. Tapi setiap 5 waktu kita bertemu
Tuturkatamu halus serasi dengan bibirmu yang manis dan lembut
Tingkah lakumu baik seirama dengan ibadahmu yang khusyu
Ini tentangmu
Tentang seorang pria
Seorang pria yang berjalan bersamaku menuju rumah allah
Seorang pria yang melaksanakan sholat dhuha bersamaku
Seorang pria yang menjadi imam sholat
Seorang pria yang rajin mengaji
Ini tentangmu...
Bisakah aku menjadi ...... .. Pada setiap sholatmu yang santun.
Baru aku sadari cinta yang seperti ini
Kedatanganmu menampar hati kecilku
Ini bukan masalah kencangnya degup jantungku ketika bertemu denganmu
Bukan juga mataku yang takan mengedip ketika melihatmu.
Tapi ini masalah hati
Bimbinglah aku di hatimu.

"........"
Aku hanya bisa terdiam
Ketika mentap punggung tegakmu berjalan berlawanan dari arah tempatku berdiri saat ini
Punggung itu yang belum menjadi tempatku bersandar
Ketika aku merasa lelah
Ketika aku merasa kejamnya hidup.
Punggung itu yang selalu membuatku merasa nyaman
Tapi kenyataannya..
Punggung itu malah berjalan jauh
Bisakah, engkau sebentar saja menoleh pandangan ke belakang
Untuk terakhir kali. Sungguh
Tolong lihat aku yang tetap berusaha berdiri pada kedua kakiku yang mulai gemetar
Dengan dari air mata yang jatuh
Ketika coba untuk tetap tersenyum
Ketika aku mencoba tetap tegar.

"Tausyiah Cinta" Novel
Cinta..
Takkan habis diungkap dalam hamparan kata
Takkan cukup ditulis dengan lautan
Karena didalamnya tersimpan banyak cerita
Antara Aku, Kau, dan sang pencipta
Sungguh..
Aku hanyalah wanita biasa
Tumbuh karena cinta
Besarpun karena cinta
Atau bisa berdusta
Ketika cinta hadirkan rasa
Kata demi katapun terangkai tanpa sengaja
Syairpun mulai berperan didalamnya
Yang tumbuh Indah menjadi susunan kalimat
Kala hati mulai terpikat
Bait bait do'a terpanjat syahdu
Aku bercakap didalam bisu
Aku tak tau. Inikah disebutnya Rindu
Debuk hati yang mulai menderup harum
Sungguh. Aku wanita biasa
Manusiawi jika ku harap cinta
Tentu teriring ridho dan do'a jika memang mencuntai
Ijinkanlah aku bersamanya

"....."
Seorang yang menyayangimu dan memahamimu
Seorang itu tidak akan menghancurkan tembok itu hanya dengan satu alasan.
Seorang itu merasa tidak boleh egois walau sebenarnya seorang itu menginginkan satu alasan itu.
Tapi, seorang itu percaya bahwa tembok itu akan kuat dibangun olehnya demi titik tujuannya
seorang itu mendukung
Semoga saja perkataanmu sesuai hatimu bahwa tembok akan dibangun kuat.
Dan kamu bisa membuktikannya dengan perkataanmu
Aku akan melihat itu.
☺☺☺☺☺☺☺☺ 😂🙇💕👍💪







*Akan ada postsan special tanggal 3/09.
Mungkin nothing special tanggal 25/08.*



Selasa, 18 Agustus 2015

Sahabat 😂😃☺

    " MENCARI SAHABAT "

Ajari aku menggunakan Pena
Akan ku tulis..
Gemercik air,
Udara dingin,
Kabut senja,
Sampai daun gugur.

Mencari Sahabat..

Dalam perjalanan hidupnya
tidak setiap orang bertemu dengan Teman dekatnya
yang karena dekatnya, lalu disebut sebagai Sahabat.
Bertanya tanya ?? Mengapa orang lain memiliki Sahabat?
sementara dia sendiri Tidak!
lalu...
Ia mencari tau sendiri pertanyaannya
Apa benar Sahabat itu benar benar ada? atau Tidak?!
bila ada, mengapa ia tidak memilikinya?
Ia merasa tidak dekat dengan siapapun.
bilapun orang lain merasa dekat
Ia merasa biasa biasa saja
Ia tidak tau kepada siapa bisa cerita?
tidak tau kepada siapa hendak pergi bersama?
merasa begitu tenang sendirian
karena terbiasa sendiri
merasa tidak suka diusik
meskipun ingin sekali Bercerita
Tapi kepada siapa??
Ia tidak pernah merasa sangat dekat kepada siapapun.
setiap kali kakinya melangkah
matanya menangkap Persahabatan orang lain
mandengar dari kata kata TEMAN
dan...
Ia tidak pernah memilikinya
Ia hidup sendiriberbeda
a sendiri
Dan begitu mencintai kesendiriannya
meski pada saat yang sama
dia bertanya tanya ???
Siapakah yang sanggup menembus hatinya?
ia sendiri tidak tau.

Apakah dia yang memilik TEMBOK yang tinggi?
      atau
Ia orang lain yang membatasi dirinya?

Ia merenungkan arti Persahabatan dari orang orang
Ia tidak tau. Orang datang silih berganti di dalam hidupnya.
tidak pernah ada yang benar benar tinggal lama sebagai
TEMAN BAIK
Ia menanyakan pada dirinya.
Apa yang sebenarnya ia butuhkan?
sebab...
Apa  ia memiliki batas yang begitu tinggi?
Sampai kapan ia akan memberikan kepercayaan kepada orang lain?
Mungkin cukup SATU orang "TEMAN HIDUP"
SAHABAT yang mungkin hanya ada satu saja sepanjang Hidupnya!!


*for you.. Jika kau mengerti, memahami. Apa maksutnya dengan mengganti kata sebagai Sahabat. 😂☺*

" ......"

Sahabat dalam sendiri memori indah teringat
saat dimana kita selalu bersama
duduk berdampingngan
dalam tawa dan canda
kau buat hariku itu lebih berwarna.
tapi kini semuanya berbeda
kita tak lagi sering bersama dan candaan itu nyaris tak terdengar.
yaa mungkin jarak dan waktu yg tlah memisahkan kita.
terimakasih sahabat. ☺