Senin, 01 September 2014

Because you & Hari ku


Aku bukan menyalahkan, aku juga bukan mengira tentangmu.                                                                       tapi, mungkin ini karena mu..

Sesutau hal yang aku ingin jalankan seketika terbatas karenamu.
Sesuatu hal yang ingin aku ambil dalam keputusan seketika aku berfikir untuk ke dua kali karena aku tidak ingin menyakitimu.                                                                                                                                     Seketika aku ingin melangkah, ntah kenapa kamu menghalangi langkahku..                                           Kenapa kamu begitu mudah datang dan pergi kepadaku?                                                                  Sedangkan aku kenapa begitu sulit untuk menyatakan TIDAK!

Gak ada beban yang seberat apapun, gak ada masalah sesulit apapun juga, tapi kenapa semuanya itu menjadikan alasan dalam mengambil kehendak?

Aku yakin setiap masalah pasti ada jalan keluar, aku juga yakin manusia gak mungkin dikasih cobaan melebihi kemampuannya. Tapi apa aku yang menjadi penghambat dalam masalahmu?                                                                                                                                                                   Aku bukan penghambat, aku bukan ingin merusak. Aku BAHAGIA melihat kamu sukses, dan mungkin keberhasilanmu bukan dari aku.

Makasih buat semuanya... Makasih buat pelajaran yang kamu kasih juga ke aku, Aku bakal inget nasihat yang kamu kasih, kamu juga harus ingat nasihat itu, karena itu keluar dari mulut kamu sendiri.

Jangan pernah salahin keadaan, jangan pernah juga salahin waktu.                                                        Mereka berjalan sesuainya, dan akupun akan berjalan sesuai kemampuanku.

Salah gak akan tingkah ku?                                                                                                                           Salah gak menunggu yang aku pikir semuanya terjadi tapi ternyata gak akan terjadi?                                 Salah gak dengan semua itu?

Mungkin pikiran ku yang salah, salah menunggu yang udah dibayangkan, salah udah melewati kesalahan, salah udah menyianyiakan waktu. Salah membela orang yang salah, yaaa semua itu salah.

Merelakan emang mudah, melupakan jauh lebih mudah, tapi kenapa setiap melakukan hal itu kamu datang di posisi itu? yang penghalang aku atau kamu?

Ini bukan Permainan kan?                                                                                                                           Ini juga bukan teka teki kan?                                                                                                                      

Tapi, kenapa aku seperti terjebak dalam permainanmu?

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Dan ternyata, kita merasakan hal yang sama. Yang sebagaimana kita sama sama menyayangi tetapi banyak hal yang membuat kita sulit untuk bersatu.

Selalu ada dengan selisih paham, selalu ada dengan tanda tanya yang sulit untuk kita “apa yang harus kita lakukan?” karena mungkin kita di posisi yg serbasalah.

bahkan aku sempat berfikir ini semua akan menjadi abu yang tiada arti. Karena aku sempat kecewa denganmu, disaat hari sweet seventeen aku. kamu seperti orang yang tidak peduli dengan hal itu.. awalnya aku berfikir “mungkin kamu mengerjai ku” tapi ternyata apa? ketika aku berharap jam 00.00 itu kamu yang meneleponku. Tapi ternyata apa yang aku fikirkan dan aku harapkan salah? Disitupun aku kecewa denganmu..

karena aku berfikir “kenapa orang yang jauh dariku, orang yang tidak aku suka. Dia bisa dan ingat akan hari aku? Sedangkan kamu, yang dekat dengan ku, yang aku tunggu akan hari dan jam itu?? nothing! Bahkan kamu bukan hanya tidak mengucapkan saja, kamu juga menyulitkan ku yang membuat aku kecewa sama kamu” dan ketika upacara aku mendengar protokol membaca *upacara pengibaran bendera merah putih hari senin pada tanggal 25 agustus 2014 ....* sampai aku berfikir “disanakan juga upacara apa masa iyaa dia gak denger sekarang tgl berapa? Yaudahlah”  bahkan temanku bilang “kalau orang yang bener bener sayang sama lu, sesibuk apapun dia akan menyempatkan waktunya demi lu. Bahkan dia akan memberikan suatu yang indah buat lu” okelah aku tidak berharap akan itu.. aku hanya ingin kamu jujur tentang sesuatu hal itu saja.. dan cukup ngucapin.

Mungkin ini memang bukan sekali aku merasakan yang namanya sakit karena aku juga tau *jika kita sudah mengenal yang namanya Cinta, kita juga harus lebih mengenal yang namanya Sakit* tapi jujur ini pertama kali ketika hariku aku mersakan hal seperti ini padahal ini di 17 tahun. Memang banyak sekali cobaan yang datang padaku. Dari mulai hp ilang, Kaka di operasi usus, nenek sempat koma, mamah kehilangan uang, paman aku meninggal. Bayangkan masalah itu berturut turut. Sampai H-3 setelah itu dia yang bikin aku bingung? Sampai aku sholat dengan sejadah yang sangat basah. Bahkan setiap aku melakasanakan sholat pasti meneteskan air mata itu. Kenapa banyak sekali cobaan yang berturut turut padahal bentar lagi 17?? Di saat kondisi aku seperti itu serasa tidak ada yang menghidupkan ku.. tapi aku bersyukur punya temen yang sebaik endah, yuni, adel, yudha. *yang lainnya hanya berkata “sabar”* Mungkin hanya ada mereka yang mengerti posisi ku.. yang menenangkan ku.. mereka bukan hanya berkata SABAR tetapi mereka juga yang seperti menghidupkan ku lagi. Mereka berkata “tidak ada sesulit apapun masalah res. Mungkin lu akan ditaikan derajatnya.. makannya allah memberikan cobaan ini untuk lu.  Karena allah ingin tau apakah sanggup seorang hambanya menghadapi masalah yang telah ku berikan sebelum aku menaikkan derajat hambanya. Gitukan ress?”

Tidak ada keceriaan disaat menjelang hariku, tidak ada fikiran untuk merayakan hari ku, tidak ada fikiran hari yang spesial untuk ku. Yang ada di fikiranku Kapan semua ini akan berakhir?

Hal yang sedih disaat menjelang hariku

Ketika kaka berkata seperti ini “res nanti kuenya pesennya yang segede kamu yaa.. nanti bawa aja ke panti asuhannya” kaka yang semangat untuk merancang di hari ku.. dia yang semangat dia yang berbaring lemah di rumah sakit karena ingin operasi usus” ke dua paman ku yang menguruskan perusahaan papah yang mengatur hanya dia karena dulu dititipkan ke paman ku. Bahkan paman juga berkata sepeti ini “neng bentar lagi ultah? Dirayain di kantor aja nanti tinggal di susun sama mang jajang yaa. Jadi gak usah di gedung” tapi apaaaa? Ntah 3 harinya paman pergi meninggalkan kita semuaa, memang paman sebelumnya sudah sakit sakittan. Ke 3 nenek sempet koma karena mendengar “perusahaan papah yang udah dibangun dari 0 seketika tidak seperti berkembang lagi. Dan mamah kehilangan uang perusahaan” aku sangat pusing dan sedih dengan hal itu.. seketika mendengar tentang perusahaan papah. Jadi ingat papah

Papah menceritakan bagaimana di kehidupannya yang beliau mulai membangun perusahaan itu dari 0.

“dulu waktu sebelum papah seperti ini. Papah merasakan sulitnya untuk membangun perusaahan ini. Dari awal papah gak di terima di ITB akhirnya papah di universitas swasta yang khusus arsitek, nah dari situ papah masih kesel sama ITB kenapa papah gak keterima.. dan setelah papah coba akhirnya keterima. Setelah itu papah ke luar negeri mencari inspirasi untuk menggambar.. di luar negeri papah di ajak untuk joind membangun perusahaan.. memang itu cita cita papah bisa membangun perusahaan tapi papah menolaknya karena papah takut yang namanya penipuan. Pas papah menggambar sudah.. ketika gambar papah dilecehkan sama atasan karena waktu itu papah masih kerja di perusahaan orang lain, udah capek gambaar di lecehkan, dan ternyata orang luar negeri yang mengajak papah untuk joind membangun perusahaan dia yang seperti membalikkan fakta. Pokonya banyak sekali masalah, kesulitan, dari papah kerja jalan, naik sepeda karenakan dulu ga ada angkot. Dan pernah udah capek gambaar gambarnya basah karena hujan. di suruh ulang lagi. Tapi dari setiap gaji papah kumpulkan waktu ituu ketika punya uang tidak memikirkan beli kendaraan atau apa itu.. dan setelah lama papah kumpulkan papah membeli tanah, dan langsung di bangun, mencari karyawan dan jadi seperti ini pas sekali kamu lahir 5 harinya perusahaan ini 100%”  (sedikit lupa intinya seperti itu)

Pengorbanan papah membangun perusahaan dari di lecehkan, kena becekkan, jalan, naik sepedah, kehujanan. Huuuuuuuuu... 

Pusing banget rasanya banyak cobaan seperti ini. Aku sempat berfikir “apa aku hanya menyusahakan merekaa?” bayangnya memikirkan hal itu? memikirkan dia?

Yaaa.. ketika hariku yang sudah di rencanakan sama mereka semuanya menjadi yyaaa “alahamdulillah” bahkan aku gak ada semangat untuk hariku.

....... 

......

....

...




Tidak ada komentar:

Posting Komentar